“keindahanmu yang bercahaya,
katakanlah bagaimana gerimis menyakiti
kerudung sucimu di Jum’at malam?”
jalan-jalan berteriak
malam menyemburkan kata-kata
“aku khawatir,” bisikku menimpali malam.
kebisuanku meresah. berkobar
bak angin taufan. mencoba
halau titik-titik air ke lain arah.
ada do’a:
“semoga perjalanan (menjadi) indah
tak tersaruk-saruk.”
“keindahanmu yang bercahaya,
katakanlah bagaimana rasa hatimu
setelah kerudungmu puas digoda gerimis di Jum’at malam?”
keindahanmu yang bercahaya
aku dan malam
satu harap
kau tak benci gerimis

katakanlah bagaimana gerimis menyakiti
kerudung sucimu di Jum’at malam?”
jalan-jalan berteriak
malam menyemburkan kata-kata
“aku khawatir,” bisikku menimpali malam.
kebisuanku meresah. berkobar
bak angin taufan. mencoba
halau titik-titik air ke lain arah.
ada do’a:
“semoga perjalanan (menjadi) indah
tak tersaruk-saruk.”
“keindahanmu yang bercahaya,
katakanlah bagaimana rasa hatimu
setelah kerudungmu puas digoda gerimis di Jum’at malam?”
keindahanmu yang bercahaya
aku dan malam
satu harap
kau tak benci gerimis

No comments:
Post a Comment